Tuesday, 4 February 2014

BROMO YANG EKSOTIS

ENGLISH/INDONESIAN

Negeri di atas awan itu terlihat sungguh eksotis dengan hamparan padang pasir disekitarnya. Keindahan sunrise serta sejuk nya udara menjadi poin plus bagi wisatawan. Ditambah lagi dengan pemandangan spektakuler ketika berada di puncaknya, apalagi kalu bukan Bromo. Yap, lebih tepatnya Gunung Bromo. Gunung yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang ini merupakan gunung berapi yang masih aktif dan terkenal . Bromo meiliki tinggi sekitar 2392 meter. Gunung Bromo merupakan salah satu dari banyak gunung berapi akif yang ramai dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Wisatawan yang datang beragam, ada yang hanya berfoto dari kejauhan, hunting sunrise atau bahkan menaiki gunung ini.

Wisatawan yang ingin berfoto, hunting sunrise sekaligus menaiki gunung ini biasanya mempersiapkan diri sejak dini hari. Banyak paket yang dapat dipilih untuk sampai di gunung tersebut. Untuk yang tidak mau ribet bisa menggunakan Paket Tour Gunung Bromo, biasanya paket ini sudah include semua hal seperti Jeep, Homestay, Hunting Sunrise, dll ( tergantung dengan jenis objek wisata yang dipilih). Atau paket transportasi, tidak lain tidak bukan adalah penyewaan mobil Jeep. Atau bahkan dapat mempersiapkan segala sesuatunya sendiri, yaitu dengan menggunakan motor.
Untuk Paket Tour Gunung Bromo wisatawan sudah harus siap pada pukul 2 pagi dengan pakaian anti dingin seperti syal, kupluk, sarung tangan, jaket tebal masker. Lalu dilanjutkan dengan berangkat menggunakan jeep dengan waktu tempuh 1-2 jam ke pananjakan untuk hunting sunrise. Udara disekitar gunung sangat dingin bahkan bisa mencapai 0 derajat celcius. Terutama pada saat hunting sunrise pada pukul 03.30-06.00. Tapi jangan khawatir karena terdapat penjual minuman hangat yang dapat menghilangkan rasa dingin, sejenak. Di pananjakan, wisatawan dapat melihat proses terbitnya matahari serta mengabadikan dengan kamera masing-masing.
Setelah puas hunting sunrise perjalanan dilanjutkan menuju Gunung Bromo. Bagi yang merasa lapar jangan khawatir, ditempat parkir jeep terdapat warung-warung kecil untuk wisatawan yang ingin mengisi perut atau sekedar jajan. Jeep hanya dapat mengantar kira-kira 1 km dari start tempat tangga untuk menaiki gunung Bromo. Jarak 1 km tersebut dapat ditempuh dengan menggunakan kuda, ojek atau hanya berjalan kaki. Harga yang ditawarkan menaiki kuda beragam mulai dari 30.000-100.000. Jika ingin berjalan kaki, berhati-hatilah karena jalan tersebut penuh dengan...............ranjau, yap ranjau alias pup kuda yang bertebaran dimana-mana.

Perjalanan dilanjutkan dengan menaiki sejumlah anak tangga yang kira-kira berjumlah 201. Tips menaiki anak tangga :
- Untuk yang takut ketinggian, jangan menengok kebelakang karena lumayan tinggi
- Jika terasa lelah, beristirahatlah sebentar. Jangan memaksakan diri
- Pakai masker karena bau belerang cukup menyengat
- Jangan menyerah! karena pemandangan dipuncak bromo sangat spektakuler!

Ketika sudah di puncak Bromo, perjuangan akan terbalaskan dengan indahnya pemandangan yang dapat dinikmati.  Wisatawan juga dapat melihat dari dekat kawah Gunung Bromo. Namun untuk yang tidak berani ketinggian, sebaiknya didampingi atau berpegangan pada pagar yang berada diatas karena terdapat 3 pilihan ketika ditas, yaitu
1. Berhati-hati maka everything's will be alright
2. Tidak berhati-hati. lalu jatuh ke kawah
3. Tidak berhati-hati. lalu jatuh ke padang pasir
Haha yang kedua ketiga hanya candaan belaka!
Jika sudah puas berada diatas, pengunjung dapat turun kembali melalui tangga tersbut. Tetapi bagi yang ingin menguji keberanian, dapat turun melalui jalur lain, yaitu jalur yang tidak memiliki pegangan sama sekali. Hanya bermodalkan tumit kaki dan keberanian saja! Memang awalnya terasa begitu menakutkan, tapi begitu mencobanya, akan terasa seperti anda adalah orang paling berani di Gunung Bromo!!!! *lebay mode on* Tapi benar, jalan ini patut dicoba dan diabadikan oleh kamera.

Sesampainya dibawah, anda bisa melanjutkan perjalanan ke padang Savana atau lebih dikenal dengan bukit Teletubis. Dinamakan demikian karena bentuknya yang seperti Istana Teletubis pada film kartun. Setelah puas meng-explore keindahan gunung Bromo. Anda dapat melanjutkan ke objek wisata didekat sana atau kembali ke HomeStay. Mungkin itu saja cerita dari Gunung Bromo, see you in rafting di Gunung Bromo!


No comments:

Post a Comment