Saturday, 7 March 2015

MASJID SULTAN TERNATE, MALUKU UTARA

Masdjid Sultan Ternate terletak di jalan Sultan Babullah, desa Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara kota Ternate, propinsi Maluku Utara.
Telepon :
Fax         :
Email     :
Websites :

Peta lokasi 

Masdjid Sultan Ternate saat ini merupakan cagar budaya namun masih berfungsi hingga saat ini.

Awal berdirinya masjid ini masih menjadi perdebatan. Satu sumber menyebutkan Masdjid Sultan Ternate  didirikan  awal abad ke-17, yaitu sekitar tahun 1606 saat berkuasanya Sultan Saidi Barakati.Akan tetapi, melihat kenyataan sejarah, sebelum Sultan Saidi Barakati naik tahta, Kesultanan Ternate telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, baik di bidang keagamaan, ekonomi, maupun angkatan perang. Perjuangan Sultan Khairun (1534-1570) yang dilanjutkan oleh penerusnya, yaitu Sultan Baabullah (1570-1583) untuk mengusir pasukan Portugis, misalnya, menjadi salah satu fase kegemilangan Kesultanan Ternate Sekitar setengah abad sebelum berkuasanya Sultan Saidi Barakati. Sehingga, perkiraan bahwa Masjid Sultan Ternate baru dibangun pada awal abad ke-17 tidak memiliki alasan yang cukup kuat.

Masjid Kesultanan Ternate memiliki Keunikan tersendiri, yaitu adalah, perempuan tidak boleh masuk ke dalam masjid tersebut . Aturan ini sudah berlaku dari sejak Kesultanan Ternate berdiri hingga saat ini. Untuk wanita di anjurkan shalat di rumah saja. Namun demikian aturan tersebut, kini hanya berlaku di masjid kesultanan saja. Sedangkan di masjid lain, tidak dipermasalahkan. Di Ternate, ada empat masjid yang tidak boleh dimasuki perempuan, karena semuanya adalah Masjid Kesultan. Empat masjid itu berada di empat Soa (kelurahan)  yakni Sigi Lamo atau masjid Kesultanan di Ternate, Heku (Kelurahan Dufa-Dufa), Soa Cim (Kelurahan Makassar), Soa Langgar (Kelurahan Koloncucu.

Masjid Kesultanan Ternate memiliki atap berbentuk piramid segi empat yang bersusun empat. Atatp terbuat dari bahan seng. Dalam ruangan terdapat serambi tiang, mihrab dan mimbar yang terbuat dari kayu berukir. Tiang yang tedapat di ruangan kurang lebih 313 batang, terdiri dari empat tiang soko guru, 12 tiang penyangga dan tiang pembantu. Pada bagian depan terdapat serambi dengan dinding di bagian utara dan selatan.














No comments:

Post a Comment

nnpz','_tapgmz');