Saturday, 17 December 2016

PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI VIA APUY

Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat, dengan ketinggian puncaknya mencapai 3.078 m di atas permukaan laut. Gunung ciremai sendiri merupakan gunung yang sangat indah dengan kepundan kawah yang besar pada bagian puncaknya.

 Foto 360* Puncak gunung Ciremai yang menakjubkan/ (Klik hold dan putar)

Karena keindahannya inilah, Penulis telah melakukan tiga kali pendakian ke gunung Ciremai, 2 kali lewat jalur Palutungan dan 1 kali lewat jalur Linggarjati. Pada pendakian ke empat ini penulis melakukan pendakian ke Gunung Ciremai via jalur Apuy. Dukuh Apuy sendiri terletak di desa Argamukti, kecamatan Argapura, kabupaten Majalengka.


Peta rute jalur pendakian gunung Ciremai via Apuy, Palutungan dan Linggarjati

Pendakian kali ini dipilih via Apuy karena penulis belum pernah naik gunung Ciremai via Jalur ini. Jalur Apuy sendiri merupakan jalur tercepat dan terdekat menuju puncak gunung Ciremai. Untuk mengakses ke apuy ini pertama-tama anda harus naik kendaraan umum elf dari Terminal Majalengka menuju terminal Maja. Dari sini anda dapat menggunakan ojeg atau pick up ke balai desa Argamukti. Selanjutnya dari balai desa Argamukti dapat menuju Pos Berod dengan menggunakan kendaraan yang sama (ojeg atau pickup) 


Homestay Pomdok Ciremai

PONDOK CIREMAI HOMESTAY
Penulis menggunakan kendaraan pribadi dan  menginap di Pondok ciremai homestay desa Atgamukti. Perjalanan dari Jakarta dimulai jam 15:30 tanggal 9 Desember 2016 dan sampai dilokasi pukul 19:49. Homestay ini penulis pilih untuk menginap karena letaknya yang dekat dengan basecamp. Fasilitas yang tersedia 4 buah kamar tidur besar dengan masing-masing twin bed. 2 Kamar diantaranya memiliki twin bed dengan ukuran king size. Dua buah kamar mandi di luar kamar, salah satunya menggunakan pemanas air dari gas. ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan carport untuk dua kendaraan. Pemilik homestay ramah dan sangat helpul. Beliau beserta istrinya membekali kami makanan untuk dibawa mendaki serta mencarikan tenaga porter. Serta menwarkan tarif porter untuk kami.
Untuk kontak pondok Ciremai Homestay dapat menghubungi bapak Nana No 0821-3009-6396 atau 08132455 2333. Homestay ini sangat saya rekomen dan untuk tarifpun negotiable.

Kamar di homestay Pondok Ciremai

Balai Desa Argamukti
Kordinat  6°54'41.24"S, 108°21'30.08"E ketinggian 1,167 m
Jam 05:30 Tanggal 10 Desember 2016 kami meninggalkan homestay menuju balai desa Argamukti. Pak Nana beserta istri ikut mengantar kami dengan menggunakan kendaraannya sendiri. Kami berhenti di perempatan desa Argamukti. Di sini kami diperkenalkan dengan Bapak Juned Porter yang akan membantu membawakan sebagian ransel kami. Rumah Pak Juned ini persis di warung pada perapatan tersebut. Kami memarkir kendaraan kami di depan warung beliau, karena info dari beliau parkir di balai desa sedang penuh.Pada awalnya Beliau meminta ongkos Rp 500.000 namun dengan bantuan Pak Nana akhirnya disepakati tarifya Rp 300,000, Pada pendakian kali ini saya bersama putra bungsu saya dan putri kedua saya. Jadi pak Juned akan membantu membawakan dua buah ransel. Sedangkan satu buah ransel tetap akan dibawa kami sendiri.
Foto perempatan desa Argamukti

POS BEROD   
Kordinat 6°54'56.07"S, 108°22'13.29"E ketinggian 1.444 m
Pos Berod merupakan Start awal pendakian melalui jalur Apuy. Pos Berod ini juga merupakan Bumi perkemahan dengan fasilitas Air bersih, MCK yang memadai yaitu sekitar 8 unit. Selain itu juga tersedia fasilitas mushalah parkir motor dan beberapa buah warung. Jadi Pos Berod ini sangat ideal untuk dijadikan basecamp sebelum melakukan pendakian. Di sini juga merupakan sumber air terakhir.


Foto 360* Pos Berod

Pos Berod ini sebenarnya dapat diakses kendaraan roda empat namun jalanya kurang baik. Jadi jika anda membawa kendaraan roda empat sendiri sebaiknya ditinggal dan dititipkan di balai desa Argamukti.
Pos Berod
Pada saat kami malakukan pendakian jalan antara Desa Argamukti sedang dilakukan pengecoran pada bagian pertengahan. Jadi semua kenkdaraan baik roda dua maupun empat hanya bisa mengakses sampai 1/2 jalan menuju pos Berod. Untuk mempersingkat waktu dan menghemat teanga Kami menggunakan ojeg dengan tarif Rp 20.000 per orang. Jika menggunakan pickup tarifnya Rp 10.000 per orang namun harus menunggu sampai penuh baru pick up tersebut berangkat.

Tarif pendaftaran di Pos Berod adalah Rp 50.000 per orang. Dengan membayar sejumlah itu anda akan mendapatkan makan dan sertifikat pada saat turun dari pendakian.
Jalan menuju Pos I Arban
POS I Arban
Kordinat   6°54'50.52"S108°22'43.49"Em   ketinggian  1,645 m
Kami meninggalkan Pos Berod sekitar jam 07:30. Ransel kami diimasukan ke dalam karung oleh Pak juned. Ransel yang paling besar di masukan dalam satu karung sedangkan ransel yang lebih kecil dimasukan kedalam karung yang lain bersama dengan ransel pak Juned. Dua buah karung yang berisi ransel tersebut dipikul oleh pak juned dengan pikulan yang terbuat dari bambu. Pada awal pendakian pak Juned hanya mengenakan kaos kaki tanpa menggunakan sepatu. namun selanjutnya karena kaos kakinya sering merosot akhirnya beliau berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Kami menawarkan menggunakan sandal yang kami bawa, namun beliau menolak dengan alasan lebih terbisa berjalan tanpa alas kaki.


Foto 360* Pos I Arban

Jalan menuju POS I Arban relatif tidak terlalu menajak dan masih lebar. dari Pos IBerod ke Pos I Arban ditempuh sekitar 40 menit.Di Pos I Arban terdapat bangunan Pos semi permanen dan terdapat daerah datar yang dapat digunakan untuk mendirikan beberapa buah tenda

POS II TEGAL PASANG
Kordinat   6°54'46.81"S, 108°23'9.91"E ketinggian 1927 m
Dari Pos satu ke Pos II kami tempuh sekitar 1 jam 20 menit. Di Pos II ini terdapat tempat untuk mendirikan beberapa tenda.
 
Foto Pos II Tegal Pasang

MACAN LEWAT
Kordinat   6°54'46.66"S, 108°23'27.69"E  Ketinggian 2.075 m
Kami Tiba di POS Macan Lewat sekitar pukul 10:26. Pos II ke Macan lewat kami tempuh hampir 1 jam. Di Pos ini Terdapat area yang dapat digunakan untuk mendirikan beberapa nuah tenda.
Foto 360* Pos Macan Lewat

Konon di Pos Macan Lewat masih ada Macan yang suka melintas pos ini sehingga Pos ini dinamakan Pos Macan Lewat. Namun anda tidak perlu terlalu khawatir karena konon macan yang ada disana adalah macan tutul atau macan kumbang yang ukurannya relatif tidak terlalu besar dan biasanya menghindari manusia dewasa.


POS III TEGAL MASAWA
Kordinat   6°54'46.19"S 108°23'31.13"E Ketinggian 2.103 m
Pos Macan Lewat ke POS III jaraknya sangat dekat dan dapat ditempuh tidak sampai 15 menit
POS III cukup luas dan dapat didirikan beberapa tenda. 
Di Pos III ini kami istirahat cukup panjang.  Pak Junet ijin untuk buang hajat di sungai kecil di bawah Pos III.

POS IV TEGAL JAMUJU
Kordinat     6°54'33.09"S,  108°23'46.07"E Ketinggian 2.311 m
Pos III ke POS IV kami tempuh dalam waktu sekitar 1 jam.

Kami masak air untuk membuat susu sachet dan memanaskan nasi kebuli yang kami bawa dari Jakarta. Sungguh suatu kemewahan dan kenikmatan tersendiri bisa makan nasi kebuli di lereng gunung Ciremai. Pak Juned makan dari bekal yang dibawanya semdiri.

Ketika kami selesai makan dan hendak melanjutkan perjalanan, tiba-tiba pak Jined menyadari bahwa tas selempang yang berisi dompetnya tidak ada. Dicari diranselnyapun tidak ketemu. Saya dan beberapa orang dari rombongan lain yang kebetulan bersama memastikan bahwa pada saat pak Juned kembali dari buang Hajat di Pos III, ia tidak membawa apapun kecuali hanya sebilah golok dan sarungnya. Akhirnya diputuskan pak Juned kembali ke POS III tempat ia buang Hajat dan kami tetap menunggu di POS IV. Setelah menunggu sekitar satu jam pak Juned tiba kembali di POS IV dan Alhamdulillah dompetnya diketemukan dan memang benar tertinggal disana.

POS V SANGHYANG RANGKAH
Kordinat       6°54'17.90"S,  108°23'58.70"E Ketinggian 2.552 m
Pukul 13:16 kami melanjutkan perjalanan dari POS IV menuju POS V. Di tengah perjalanan hujan mulai turun dengan intensitas ringan hingga sedang hingga kami putuskan mengenakaan jas hujan bagian atasnya saja. Menjelang POS V hujan berhenti dan kami tiba di POS V pukul 15:05.

POS V ini merupakan POS terluas untuk mendirikan tenda di banding POS-POS sebelumnya. Saat kami tiba di POS V ini sudah ada sekitar 5 tenda yang berdiri. Masih tersedia banyak tempat untuk mendirikan tenda lagi. Kami putuskan untuk mendirikan tenda di pos ini. Pada saat kami mendirikan tenda hujan kembali turun. Selesai mendirikan tenda dan kami masuk ke dalam tenda dan hujan turun semakin lebat disertai suara guntur sahut menyahut. Pak Juned ikut di dalam tenda bersama kami. Kami beruntung kami semua sudah didalam tenda sehingga semua pakaian kami termasuk sepatu masih dalam kondisi kering. Hujan terus berlanjut hingga lewat tengah malam. Hujan yang turun terus menerus membuat kami melakukan shallat di dalam tenda. baik shalat zuhur-ashar dan magrib-isya.

Hujan yang sangat lebat membuat sebagian bawah tenda tergenang air. Beruntung kami menggunakan terpal sebagai alas, hingga kami tetap kering diatas terpal.

Jam 02:00 kami terbangun. Hujan telah berhenti. Kami bersiap-siap untuk memasak sarapan. Karena udara yang sangat dingin kami berencana masak di dalam tenda. Namun pada saat hendak menyalakan kompor terjadi keanehan dan kendala yaitu pemantik kompor gas tidak mau menyala. Begitu pula 3 buah korek api gas yang kami bawa dan 2 buah korek api gas yang dibawa pak Juned semuanya tidak ada yang menyala. Kami terus mencoba dan tetap tidak berhasil.

Akhirnya kami putuskan untuk mencoba meminta api dari tenda tetangga dengan menggunakan lilin yang kami bawa. Pada saat si bungsu membuka tenda dan keluar meminta api korek api gas pak Juned dicoba lagi dan ternyata mau menyala. begitu pula dengan kompor juga dapat menyala. Namun pada saat tenda ditutup baik korek api gas maupun kompor gas kembali mati. Kesimpulan api tidak mau menyala karena kurang oksigen. Akhirnya kami putuskan memasak di luar tenda.

Kami memasak POP Mie begitu pula dengan pak Juned. Kami masak air untuk Pop mie dan membuat susu sachet. 1 pop mie untuk kami bertiga sedangkan pak juned 1 pop mie kemasan mini. Saya dan putri saya mual-mual dan tidak begitu selera makan sedangkan sibungsu selera makannya masih baik. Karena masih mual saya minum obat promag.

SUMMIT ATTACK
Selesai sarapan kami berkemas untuk melakukan summit attack. Untuk summit atack kami hanya membawa satu buah ransel kami dan ransel pak Junet. Ransel kami isi 2 buah botel Aqua 1,5 l, 3 set jas hujan roti dan makanan ringan, serta sajadah. Pada saat kami keluar tenda kami dapati di POS V ini telah berdiri puluhan tenda, mungkin lebih dari 20 tenda.

Kami start summit attack sekitar jam 3 dinihari. Medan yang kami lewati dari POS V menuju Puncak sudah sangat jauh berbeda. Jika sebelumnya hingga POS V melalui hutan lebat dan didominasi pepohonan tinggi, maka mulai POS V menuju Puncak didominasi oleh pepohonan berupa semak-semak. Beberapa saat setelah POS V mulai terlihat tumbuhan Edelweis.

Kemiringan POS V menuju Puncak juga jauh lebih terjal dibandingkan jalan dari base camp menuju POS V. Jalan yang jauh lebih terjal dan medan yang juga jauh lebih sulit membuat kami berjalan jauh lebih lambat dari sebelumnya. Benar-benar track yang menguras tenaga.

Beberapa saat setelah melakukan perjalan dari POS V, putri saya mual-mualnya semakin hebat dan akhirnya muntah-muntah. Setelah reda kami lanjutkan pendakian kembali. Namun tidak lama kemudian putri saya kembali muntah-muntah. Sayapun mengalami mual-mual dan sendawa hebat, namun tidak ada yang keluar dari mulut saya kecuali angin saja.

Setelah cukup istirahat kami lanjutkan kembali pendakian. Sekitar pukul 05:00 kami istirahat untuk melakukan shalat subuh.

SIMPANG APUY-PALUTUNGAN
Kordinat        6°53'59.09"S,  108°24'7.91"E Ketinggian 2.822 m
Kami tiba di simpang Apuy pukul 05:22. Simpang ini merupakan pertemuan jalur Paltungan dan jalur Apuy menuju puncak Ciremai.
POS VI GUA WALET
Kordinat         6°53'53.50"S,  108°24'11.70"E Ketinggian 2.934 m
POS VI merupakan POS terakhir sebelum puncak. Pada POS ini terdapat tempat terbuka yang dapat menampung sekitar 4 tenda. namun tempat ini terlalu terbuka. Jika turun ke bawah sekitar 20 m vertikal terdapat gua yang di depannya terdapat pelataran yang cukup luas dan dapat menampung sekitar 8 hingga 10 tenda,

Didepan gua walet ini sebenarnya tempat yang ideal untuk mendirikan tenda karena letaknya yang dikelilingi tebing hingga terlindung dari angin.
Namun harus diingat bahwa ruang yang tersedia tidak terlalu banyak dan setelah POS enam tidak ada lagi tempat mendirikan tenda kecuali di puncak. Namun dipuncak tempatnya sangat terbuka sehingga tidak terlindung dari terpaan angin.


PUNCAK CIREMAI
Kordinat           6°53'50.93"S,  108°24'17.98"E Ketinggian 3.078 m
Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar akhirnya kami tiba di Puncak Ciremai sekitar pukul 07:00. Sungguh Luar biasa keagungan, kebesaran dan keindahan ciptaan Allah SWT di Puncak Ciremai ini



 CATATAN
1. Pada saat kami melakukan pendakian hingga pos V merupakan hari pertama dari Long weea end (3 hari) kami hanya menjumpai 2 rombongan yang turun gunung. dari Pos I hingga POS V belum ada tenda yang berdiri.
2. Pada saat kami menginap di POS V beberapa rombongan tetap melanjutkan pendakian.
3. POS V penuh sesak dengan tenda pada dini hari.
4. Beberapa saat setelah POS V terdapat beberapa tempat yang didirikan tenda.
5. Hanya sedikit yang berkemah di depan gua walet.
6. Pada saat turun menjelang Pos V, hampir semua space tersedia terdapat tenda yang didirikan.
7. Saat turun kami juga mendapati Tiap Pos dari pos II hingga POS V ada yang mendirikan tenda.
8. Pada saat di puncak Umumnya pendaki via jalur Apuy tiba lebih dahulu dari pada pendaki Via Palutungan.

Selamat mendaki. 

No comments:

Post a Comment