Sunday, 4 October 2015

BAWANG GORENG MUTIARA HJ. MBOK SRI, PALU

Bawang goreng Palu adalah salah satu komoditi ciri khas daerah Sulawesi Tengah atau Kota Palu.Selain itu jenis bawang lokal ini sangat berbeda dengan bawang lain yang tersebar d seluruh Indonesia.Karena rasanya yang enak,gurih dan lain dari pada yang lain. Wanginya lebih semerbak.
Jangankan di provinsi lain, di kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tengah selain Kota Palu, jenis bawang yang tampak berwarna pucat saat masih mentah ini, belum ditemukan. Hanya bawang yang dibudidayakan di lembah Palu lah yang menunjukkan kekhasannya setelah digoreng. Walaupun bawang sejenis tetapi di tanam di luar lembah Palu, maka kekhasan itu akan hilang.
  Meski hanya digoreng dengan minyak sayur biasa tanpa campuran apa pun, bawang goreng ini sanggup renyah selama 2 tahun. Berbeda dengan bawang goreng biasa yang akan susut tak lama setelah diangkat dari wajan. Sekilas, bawang goreng dari Palu tak nampak beda. Dalam bentuk mentah, warna merah bawang dari Lembah Palu ini sedikit pucat dan setelah diolah irisan tipisnya lebih besar dari bawang merah umumnya. Dipakai untuk makan sup, soto atau nasi putih biasa, si bawang sudah terasa nikmat., Selain itu  Bawang goreng Palu sudah dimanfaatkan sebagai camilan untuk menemani minum kopi atau teh di sore hari
 Salah satu yang menjual Bawang goreng Palu adalah Ny. Harjo Sriyono, wanita Jawa kelahiran Pakualaman, Yogyakarta, 10 Mei 1932 yang mengenalkan bisnis bawang goreng ini melalui usaha industri rumah tangga pada 1976. Ingat bawang goreng, pasti ingat Mbok Sri. Sebut nama Mbok Sri, langsung ingat bawang goreng Palu.Begitulah gambaran hubungan yang sulit dipisahkan antara nama wanita berusia 82 tahun ini dengan industri rumah tangga 'bawang goreng' Palu yang pamornya kini sudah menasional bahkan mulai mengglobal.
Toko nya bernawa Bawang Goreng Mutiata Hj. Mbok Sri.
Lokasinya berada di  Jl. Abd. Rahman Saleh(BTN Mutiara Indah Blok E/3) Kota Palu
Telepon (0451) 482085
websites  https://id-id.facebook.com/hjmboksripalu
Pada hari Selasa (24/2/2015), sekitar pukul 14.45 WITA. Penemu produk industri rumah tangga bawang goreng khas Palu, Ny. Harjo Sriyono atau lebih dikenal dengan panggilan Mbok Sri, meninggal dunia di kediamannya Komplex Mutiara Indah Palu, Selanjutnya usaha bawang goreng ini doteruskan oleh anak/menantunaya.
Peta Lokasi Bawang Goreng Mutiata Hj. Mbok Sri.
Selain menjual bawang Goreng, juga dijual abon sapi dan abon ikan, aneka camilan dan oleh-oleh khas kota Palu laainnya. Pada tanggal 20-09-2015 penulis berkesempatan mengunjungi dan meninjau proses pembuatan bawang goreng dan mekanan kainnya dari mulai penyiapan stok bahan hingga pengemasan seperti terlihat pada rangkaian foto pada halaman ini.











1 comment:

  1. Puji syukur saya panjatkan kepada Allah yang telah mempertemukan saya dengan Mbah Rawa Gumpala dan melalui bantun pesugihan putih beliau yang sebar 5M inilah yang saya gunakan untuk membuka usaha selama ini,makanya saya sengaja memposting pesang sinkat ini biar semua orang tau kalau Mbah Rawa Gumpala bisa membantuh kita mengenai masalah ekonomi dengan bantuan pesugihan putihnya yang tampa tumbal karna saya juga tampa sengaja menemukan postingan orang diinternet jadi saya lansun menhubungi beliau dan dengan senang hati beliau mau membantuh saya,,jadi bagi teman teman yang mempunyai keluhan jangan anda ragu untuk menghubungi beliau di no 085-316-106-111 rasa senang ini tidak bisa diunkapkan dengan kata kata makanya saya menulis pesan ini biar semua orang tau,ini sebuah kisa nyata dari saya dan tidak ada rekayasa sedikit pun yang saya tulis ini,sekali lagi terimah kasih banyak ya Mbah dan insya allah suatu hari nanti saya akan berkunjun ke kediaman Mbah untuk silaturahmi.Wassalam dari saya ibu Sartika dan untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah disini šŸ­Pesugihan Putih Tanpa TumbalšŸ­

    ReplyDelete

nnpz','_tapgmz');